Postingan

Ketika bunga flamboyan mekar

Ada suatu kisah seperti cantiknya bunga flamboyan yang berwarna orange... Ketika semua merasa kelelahan, ketika harapan yang hampir padam flamboyan menjadi saksi bisu perjalanan kami yg penuh duri bermandikan kelelahan yg menjadi kebahagian yg luar biasa, hempt lagi2 buah kesabaran yang menjadikn semuanya indah, ya indah seperti flamboyan2 yg berbunga orange yg kami lewati sepanjang perjalanan dalam mengarungi kehidupan. (agustUs 2006-agustUs 2011),.

kenangan memori hidup

Pagi sunyi sepii, ditemani bisingnya kendaraan di kota, hati kembali haru biru. Memoar lama terungkit kembali. Seraut wajah membidikan aneka memoar lama. Wajah yang etah kapan bisa bertaut sekalipun kelak di keabadian. Rindu, rindu yang tak terperikan. Menghadirkan untaian mutiara dari telaga bening. Klise memang, namun hanya itu yang mampu terungkap. Dan, beriringan dengan rasa itu berkelebatlah album hidup terkenang. Berharap dengan sepercik goresan ini, rasa rindu yang membuncah tersamarkan. Dengan niat Lillahi Ta’ala, menapak kerinduan pada sosok tercinta NENEK KUTERSAYANG,. sebelas tahun ku hidup dalam bimbingannya, aku masih sangat ingat setiap libur sekolah tiba, nenek selalu meluangkan waktunya untuk berlibur bersama, dari bayi hingga kelas enam SD aku bisa merasakan kasih sayangnya... cerita-cerita kuno pengantar tidur sering mengiringi mimpi, dulu itu semua aku anggap hanya cerita fiktif, ternyata sekarang baru terasa cerita-cerita itu nyata, cerita itu adalah sejarah...

setetes cinta dan kasih sayang

Kakek izinkan aku menangis hanya setetes saja, menangis bukan karena kepergianmu tetapi karena syukurku mempunyai kakek sepertimu! Aku mencintai dan menyayangimu baik dam burukmu kau lah kakek tercintaku!!! ( 14 Juni 2011 )

Hari ini duka itu datang (Karya Puisi_ummu kelana)

kemarin langit itu cerah kemarin itu tak ada awan kemarinpun tak ada hujan apalagi badai kemarin masih bercanda kemarin masih tertawa kemarin tak ada tanda apalagi satu kata pamitan hari ini langit itu gelap hari ini langit itu penuh awan hari inipun turun hujan disertai kilatan hari ini candamu hilang hari ini tawamu lenyap hari inipun senyap disertai tangisan kenapa duka itu datang? kenapa begitu tiba-tiba? kenapa ku tak pernah menduga? semua itu akan menimpa yang TERKASIH pergi dipanggil menghadap Illahi aku terdiam dalam duka aku tak kuasa menahan air mata aku tak bisa berkata walau itu untuk terakhir kali walau itu hanya untuk mengucap selamat jalan.... do'a dan cinta kami serta menyertaimu untuk selamanya.... Sukamulya, 19 Januriari 2006

Setetes Cinta dan Kasih Sayang

Gambar
Kakek ..... izinkan aku menangis hanya setetes saja,  menangis bukan karena kepergianmu tetapi .... karena syukurku mempunyai kakek sepertimu!  Aku mencintai dan menyayangimu  baik dam burukmu  kau lah kakek tercintaku!!!

Niranta KASIHku....

Gambar
Kutemui namamu disetiap sudut NIRANTA.... tak tahu dimana awalnya ku lihat skala luhur di ameliorasi untukmu jangan aku membiru Dalam cahaya purnama kefasihanmu Aku menjadi ilalang pada malam Jangan menjadi sabit Aku harap Sang Amor melambai Namun semakin lama Jangan Engkau isolasi aku dari niranta-Mu Bukan maksudku mencari yang lain Namun anugerah-Mu hempaskan aku Jangan Engkau jauhkan aku dari ameliorasi-Mu Ampuni jiwaku untuk-Mu kuberikan kasih dunia akhiratmu

Pelangi, Langit, Bulan dan Bintang

Aku pelangi untuknya namun tak datang bermusim Aku tumbuh dihatinya menyiram rindu kasih Dia langit untukku senantiasa teduhi hatiku Dia datang dari sakit dan tawaku selalu ada...... Namun... aku memiliki mentari dan bulan Mereka hidupku mentari dan bulan itu ingin aku tak jadi pelangi lagi satu senja... sehabis sentuhan riuh hujan Aku bersujud  Memohon Kehendak-Nya