kenangan memori hidup

Pagi sunyi sepii, ditemani bisingnya kendaraan di kota, hati kembali haru biru. Memoar lama terungkit kembali. Seraut wajah membidikan aneka memoar lama. Wajah yang etah kapan bisa bertaut sekalipun kelak di keabadian.

Rindu, rindu yang tak terperikan. Menghadirkan untaian mutiara dari telaga bening. Klise memang, namun hanya itu yang mampu terungkap. Dan, beriringan dengan rasa itu berkelebatlah album hidup terkenang.

Berharap dengan sepercik goresan ini, rasa rindu yang membuncah tersamarkan. Dengan niat Lillahi Ta’ala, menapak kerinduan pada sosok tercinta NENEK KUTERSAYANG,.

sebelas tahun ku hidup dalam bimbingannya, aku masih sangat ingat setiap libur sekolah tiba, nenek selalu meluangkan waktunya untuk berlibur bersama, dari bayi hingga kelas enam SD aku bisa merasakan kasih sayangnya... cerita-cerita kuno pengantar tidur sering mengiringi mimpi, dulu itu semua aku anggap hanya cerita fiktif, ternyata sekarang baru terasa cerita-cerita itu nyata, cerita itu adalah sejarah yang harus dikenang,.

beliau adalah guru sejarah pertama dalam hidupku,. masih ingat, saat aku berusia 4 tahun, nenek mengajak untuk ziarah ke cirebon, sepanjang perjalanan beliau bercerita tentang betapa Sunan GunugJati hebatnya, dengan seksama aku selalu mendengarkan ceritanya yang selalu dibarengi dengan gerakan-gerakan tangan...

2003, aku kehilangan sosok guru sejarah terbesar dalam hidupku, langit seakan gelap, bumi seakan ikut merasakan kepedihan yang kualami, sekarang 2011 semua cerita-cerita yang kuanggap kuno ternyata itu adalah sejarah yang nyata, yang harus diabadikan, jangan sampai hilang, jangan sampai terlupakan...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Makna Bismillah

Perjalanan CInta Zahra

untukmu Ummu Kelana